Gattuso Umumkan Skuad Italia Tanpa Pemain AC Milan untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026
Jakarta – Pelatih tim nasional Italia, Gennaro Gattuso, baru-baru ini mengumumkan daftar pemain yang akan tampil dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada September mendatang. Dalam pengumuman tersebut, Gattuso mengejutkan banyak pihak dengan tidak memanggil satupun pemain dari AC Milan meskipun ia adalah mantan pemain dan pelatih di klub tersebut. Keputusan ini menarik perhatian banyak pengamat sepak bola karena tidak ada pemain dari klub besar Italia yang dipanggil untuk memperkuat Azzurri.
Gattuso, yang sebelumnya dikenal sebagai pemain AC Milan sebelum menjabat sebagai pelatih, mengungkapkan bahwa keputusan ini diambil berdasarkan performa pemain di level klub serta strategi tim yang ingin diterapkannya untuk Kualifikasi Piala Dunia mendatang. Sebagai pelatih, Gattuso menegaskan pentingnya kualitas dan konsistensi dalam memilih pemain yang akan tampil di panggung internasional.
Pada 30 Agustus 2025, Gennaro Gattuso mengumumkan daftar pemain yang akan berangkat ke Estonia untuk menghadapi tim tuan rumah pada tanggal 6 Juni 2025 dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pertandingan ini akan menjadi laga penting bagi Italia untuk memperkokoh posisi mereka di grup Kualifikasi. Meski AC Milan tidak mengirimkan pemainnya, Gattuso tetap mempercayakan sejumlah nama baru yang diharapkan bisa membawa angin segar ke dalam tim nasional.
Sebanyak 28 pemain dipanggil Gattuso untuk pertandingan ini, dengan beberapa nama baru yang diperkirakan akan memberikan warna berbeda bagi tim nasional. Pemain-pemain seperti Francesco Pio Esposito dari Inter Milan dan Giovanni Leoni dari Fiorentina menjadi bagian dari skuad yang akan menghadapi Estonia. Di sisi lain, beberapa pemain senior yang sudah berpengalaman, seperti Gianluca Mancini dan Giovanni Fabbiani, juga masuk dalam daftar pemanggilan.
Dengan skuad yang terpilih ini, Italia berusaha menampilkan kekuatan terbaik mereka dan berharap bisa meraih hasil positif yang akan mendekatkan mereka pada kualifikasi otomatis untuk Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Keputusan Gattuso untuk tidak memanggil pemain-pemain dari AC Milan tentu memicu banyak pertanyaan dari para pengamat sepak bola. Seperti yang diketahui, Gattuso adalah mantan pemain AC Milan dan telah lama mengenal karakter serta kualitas dari para pemain yang kini membela klub tersebut. Namun, pelatih berusia 47 tahun ini menegaskan bahwa pilihan tersebut semata-mata berdasarkan performa pemain dan bukan karena alasan pribadi.
Dalam konferensi persnya, Gattuso menyatakan bahwa meskipun AC Milan merupakan salah satu klub besar di Italia, ia memutuskan untuk fokus pada pemain-pemain yang dalam beberapa bulan terakhir menunjukkan performa terbaik di level klub maupun internasional. “Keputusan ini bukanlah tentang klub mana mereka bermain, melainkan tentang pemain yang siap dan dalam kondisi terbaik untuk mewakili negara,” ujar Gattuso.
Gattuso juga mengakui bahwa AC Milan saat ini sedang dalam masa transisi dengan pergantian pemain dan gaya bermain yang terus berkembang. Oleh karena itu, ia merasa lebih baik untuk memberi kesempatan kepada pemain-pemain muda yang sedang dalam performa puncak mereka, seperti Esposito dan Leoni, yang mungkin belum banyak mendapat sorotan sebelumnya.
Dengan tidak adanya pemain AC Milan dalam skuad Italia untuk Kualifikasi Piala Dunia, Gattuso lebih fokus pada pengembangan strategi tim yang dapat menghadapi tantangan berat di kualifikasi mendatang. Italia, yang pernah menjadi juara dunia sebanyak empat kali, tentu memiliki ambisi besar untuk kembali menunjukkan dominasinya di sepak bola internasional.
Strategi Gattuso akan mengandalkan pemain muda yang memiliki kecepatan, kekuatan fisik, dan kreativitas tinggi dalam mengatur serangan. Dengan perpaduan pemain senior dan muda, Gattuso berharap dapat menciptakan tim yang lebih dinamis dan siap menghadapi berbagai tipe permainan yang akan dihadapi di fase kualifikasi.
Salah satu hal yang ingin diterapkan oleh Gattuso adalah memaksimalkan kekuatan lini tengah Italia. Pemain-pemain seperti Giovanni Fabbiani dan Gianluca Mancini diharapkan bisa mengontrol permainan dengan lebih baik, sementara lini serang yang digawangi oleh pemain-pemain muda akan terus memberi ancaman di setiap serangan.
Meskipun Italia telah memenangkan empat Piala Dunia, tantangan untuk lolos ke edisi Piala Dunia 2026 tidak akan mudah. Tim yang dulunya menjadi raksasa sepak bola dunia kini harus bersaing dengan tim-tim kuat lainnya, seperti Jerman, Prancis, dan Spanyol, yang memiliki kekuatan skuad yang sangat solid. Italia harus tampil lebih baik dari sebelumnya agar bisa lolos ke Piala Dunia 2026 dengan cara yang memuaskan.
Namun, dengan kehadiran pelatih seperti Gattuso yang sudah berpengalaman, terutama di level internasional, serta skuad yang terdiri dari pemain-pemain muda berbakat, Italia bisa berharap banyak untuk meraih kesuksesan di Kualifikasi Piala Dunia mendatang. Kemenangan dalam pertandingan pertama melawan Estonia akan menjadi langkah awal penting bagi Azzurri untuk mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026.
Italia, di bawah asuhan Gennaro Gattuso, kini memasuki babak baru dalam perjalanan mereka menuju Piala Dunia 2026. Tanpa pemain AC Milan dalam skuad, Gattuso telah memilih untuk memberi kesempatan kepada pemain-pemain muda yang bisa membawa angin segar bagi tim nasional. Keputusan ini tentunya mencerminkan pendekatan yang lebih pragmatis dan berbasis pada performa terkini di level klub.
Kualifikasi Piala Dunia 2026 akan menjadi ujian besar bagi Gattuso dan tim nasional Italia. Semua mata akan tertuju pada Azzurri untuk melihat apakah mereka dapat mengatasi tantangan besar dan kembali ke pentas dunia setelah absen dalam edisi Piala Dunia terakhir.